Wikipedia

Hasil penelusuran

Sabtu, 24 Agustus 2013

pengaruh air serta cahay terhadap pertumbuhan perkecambahan


Pengaruh Air serta Cahaya Terhadap Tumbuhan Kacang Tanah



Disusun oleh :   Echa Kaniasari
                             Faisal Nur Hakim
                             Falya Destri Sagita
                             Laurence Petrus Wijaya
                             Rubiah Adawiyah



SMA NEGERI 1 GARUT
Jalan Merdeka No. 91 Telp. (0262) 233782
2013/2014

i.                    Tujuan
·         Membandingkan kecepatan tumbuh tanaman perkecambahan akibat pengaruh cahaya
·         Menbandingkan kecepatan tumbuhnya tanaman perkecambahan akibat pengruh air
·         Menguji pengaruh hormon auksin terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tempat gelap dan terang
 ii.        Alat Bahan
·         5 buah aqua gelas
·         12 biji kacang tanah
·         Kapas secukupnya
·         Air
 iii.       Cara kerja
·         Menyiapkan 5 buah aqua gelas kosong dan bersihkan terlebih dahulu
·         Merendam 6 kacang tanah dengan air pada salah satu aqua gelasnya dan tunggu selama ± 2 jam
·         Memasukan kapas secukupnya kedalam 4 aqua gelas lainnya
·         Memberi tanda pada masing-masing aqua, misal: A, B, C, D
·         Memberi air pada aqua A dan B, lalu masukan kacang tanah yang telah di rendam masing-masing 3 biji
·          Memasukan juga 6 kacang tanah ke dalam aqua C dan D (tetap kering) masing-masing 3 biji.
·         Menyimpan aqua A dan C di tempat terang, serta B dan D di tempat gelap
·         Mengukur dan mengamati pertumbuhan dan perkembangannya selama ± 7 hari
·         Menulis hasil pengamatan dalam tabel
Catatan:    di tempat terang tidak boleh terkena sinar matahari langsung
                  Untuk yang basah harus terus dalam keadaan basah





 iv.       Hasil Pengamatan
1.      Kacang A

Hari ke-1
Hari ke-2
Hari ke-3
Hari ke-4
Hari ke-5
Hari ke-6
Hari ke-7
Aqua A
Tumbuh akar
0,5 cm
1,5 cm
9 cm
17 cm
23 cm
27 cm
Aqua B
1 cm
3 cm
5 cm
7 cm
8 cm
14 cm
28 cm
Aqua C
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Aqua D
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh



2.      Kacang B


Hari ke-1
Hari ke-2
Hari ke-3
Hari ke-4
Hari ke-5
Hari ke-6
Hari ke-7
Aqua A
Belum tubuh
Belum tumbuh
Tumbuh akar
0,5 cm
2 cm
3 cm
5 cm
Aqua B
1 cm
3 cm
4 cm
5 cm
8 cm
11 cm
22 cm
Aqua C
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Aqua D
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh



3.      Kacang C

Aqua
Hari ke-1
Hari ke-2
Hari ke-3
Hari ke-4
Hari ke-5
Hari ke-6
Hari ke-7
A
Belu tumbuh
Tumbuh akar
Tumbuh akar
0,5 cm
1 cm
1,5 cm
2 cm
B
1 cm
3 cm
3 cm
4 cm
8 cm
11 cm
16 cm
C
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
D
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh


Pembahasan:
·         Pada tabel hasil pengamatan diatas dapat dilihat bahwa pertumbuhan kecambah pada tempat gelap lebih cepat daripada tempat terang, hal ini disebabkan adanya hormon auksin yang bekerja optimal pada tempat gelap. Hormon auksin membantu dalam proses perpanjangan sel, dan pembelahan sel.
·         Walaupun ditempat gelap pertumbuhan tanaman akan mengalami etiolasi (pertumbuhan tidak sehat), karena tanaman tidak dapat melakukan fotosintesis sehingga lama kelamaan akan mengalami kematian.
·         Selain hormon auksin, suhu juga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tumbuhan cenderung bereaksi terhadap perubahan temperature , sehingga akan memepengaruhi fotosintesis, respirasi, transpirasi dll . Perubahan yang terlalu ekstrim akan menyebabkan pertumbuhan terhambat atau bahkan terhenti sama sekali . 
·         Tabel di atas juga membuktikan bahwa setiap kacang yang ditanam akan saling berkompetisi untuk mendapatkan nutrisi sehingga jika jarak tiap kacang terlalu dekat akan mengakibatkan kacang yang lain terhambat pertumbuhannya dan hanya satu kacang saja yang bisa tumbuh.




v.         Kesimpulan
·         Hormon auksin berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman
·         Pertumbuhan tanaman pada tempat gelap lebih cepat dibandingkan padatempat terang, sebab hormon auksin bekerja optimal pada tempat gelap
·         Tanaman pada tempat terang, batangnya cenderung membengkok sebab menghindari sinar matahari, karena dapat menghambat pertumbuhan kacang tanah.
·         Jarak setiap kacang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang
·         Tanaman tempat terang, daunnya cenderung akan mengikuti cahaya matahari karena akan melakukan proses fotosintesis

pengaruh cahaya serta air terhadap pertumbuhan perkecambahan


Pengaruh Air serta Cahaya Terhadap Tumbuhan Kacang Tanah



Disusun oleh :   Echa Kaniasari
                             Faisal Nur Hakim
                             Falya Destri Sagita
                             Laurence Petrus Wijaya
                             Rubiah Adawiyah



SMA NEGERI 1 GARUT
Jalan Merdeka No. 91 Telp. (0262) 233782
2013/2014

i.                    Tujuan
·         Membandingkan kecepatan tumbuh tanaman perkecambahan akibat pengaruh cahaya
·         Menbandingkan kecepatan tumbuhnya tanaman perkecambahan akibat pengruh air
·         Menguji pengaruh hormon auksin terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tempat gelap dan terang
 ii.        Alat Bahan
·         5 buah aqua gelas
·         12 biji kacang tanah
·         Kapas secukupnya
·         Air
 iii.       Cara kerja
·         Menyiapkan 5 buah aqua gelas kosong dan bersihkan terlebih dahulu
·         Merendam 6 kacang tanah dengan air pada salah satu aqua gelasnya dan tunggu selama ± 2 jam
·         Memasukan kapas secukupnya kedalam 4 aqua gelas lainnya
·         Memberi tanda pada masing-masing aqua, misal: A, B, C, D
·         Memberi air pada aqua A dan B, lalu masukan kacang tanah yang telah di rendam masing-masing 3 biji
·          Memasukan juga 6 kacang tanah ke dalam aqua C dan D (tetap kering) masing-masing 3 biji.
·         Menyimpan aqua A dan C di tempat terang, serta B dan D di tempat gelap
·         Mengukur dan mengamati pertumbuhan dan perkembangannya selama ± 7 hari
·         Menulis hasil pengamatan dalam tabel
Catatan:    di tempat terang tidak boleh terkena sinar matahari langsung
                  Untuk yang basah harus terus dalam keadaan basah





 iv.       Hasil Pengamatan
1.      Kacang A

Hari ke-1
Hari ke-2
Hari ke-3
Hari ke-4
Hari ke-5
Hari ke-6
Hari ke-7
Aqua A
Tumbuh akar
0,5 cm
1,5 cm
9 cm
17 cm
23 cm
27 cm
Aqua B
1 cm
3 cm
5 cm
7 cm
8 cm
14 cm
28 cm
Aqua C
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Aqua D
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh



2.      Kacang B


Hari ke-1
Hari ke-2
Hari ke-3
Hari ke-4
Hari ke-5
Hari ke-6
Hari ke-7
Aqua A
Belum tubuh
Belum tumbuh
Tumbuh akar
0,5 cm
2 cm
3 cm
5 cm
Aqua B
1 cm
3 cm
4 cm
5 cm
8 cm
11 cm
22 cm
Aqua C
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Aqua D
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh



3.      Kacang C

Aqua
Hari ke-1
Hari ke-2
Hari ke-3
Hari ke-4
Hari ke-5
Hari ke-6
Hari ke-7
A
Belu tumbuh
Tumbuh akar
Tumbuh akar
0,5 cm
1 cm
1,5 cm
2 cm
B
1 cm
3 cm
3 cm
4 cm
8 cm
11 cm
16 cm
C
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
D
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh
Tidak tumbuh


Pembahasan:
·         Pada tabel hasil pengamatan diatas dapat dilihat bahwa pertumbuhan kecambah pada tempat gelap lebih cepat daripada tempat terang, hal ini disebabkan adanya hormon auksin yang bekerja optimal pada tempat gelap. Hormon auksin membantu dalam proses perpanjangan sel, dan pembelahan sel.
·         Walaupun ditempat gelap pertumbuhan tanaman akan mengalami etiolasi (pertumbuhan tidak sehat), karena tanaman tidak dapat melakukan fotosintesis sehingga lama kelamaan akan mengalami kematian.
·         Selain hormon auksin, suhu juga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tumbuhan cenderung bereaksi terhadap perubahan temperature , sehingga akan memepengaruhi fotosintesis, respirasi, transpirasi dll . Perubahan yang terlalu ekstrim akan menyebabkan pertumbuhan terhambat atau bahkan terhenti sama sekali . 
·         Tabel di atas juga membuktikan bahwa setiap kacang yang ditanam akan saling berkompetisi untuk mendapatkan nutrisi sehingga jika jarak tiap kacang terlalu dekat akan mengakibatkan kacang yang lain terhambat pertumbuhannya dan hanya satu kacang saja yang bisa tumbuh.




v.         Kesimpulan
·         Hormon auksin berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman
·         Pertumbuhan tanaman pada tempat gelap lebih cepat dibandingkan padatempat terang, sebab hormon auksin bekerja optimal pada tempat gelap
·         Tanaman pada tempat terang, batangnya cenderung membengkok sebab menghindari sinar matahari, karena dapat menghambat pertumbuhan kacang tanah.
·         Jarak setiap kacang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang
·         Tanaman tempat terang, daunnya cenderung akan mengikuti cahaya matahari karena akan melakukan proses fotosintesis