Pengaruh Air serta
Cahaya Terhadap Tumbuhan Kacang Tanah

Disusun oleh : Echa
Kaniasari
Faisal
Nur Hakim
Falya
Destri Sagita
Laurence Petrus Wijaya
Rubiah Adawiyah
SMA
NEGERI 1 GARUT
Jalan
Merdeka No. 91 Telp. (0262) 233782
2013/2014
i.
Tujuan
·
Membandingkan
kecepatan tumbuh tanaman perkecambahan akibat pengaruh cahaya
·
Menbandingkan
kecepatan tumbuhnya tanaman perkecambahan akibat pengruh air
·
Menguji pengaruh
hormon auksin terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tempat gelap dan terang
ii. Alat
Bahan
·
5
buah aqua gelas
·
12
biji kacang tanah
·
Kapas
secukupnya
·
Air
iii. Cara kerja
·
Menyiapkan
5 buah aqua gelas kosong dan bersihkan terlebih dahulu
·
Merendam
6 kacang tanah dengan air pada salah satu aqua gelasnya dan tunggu selama ± 2 jam
·
Memasukan
kapas secukupnya kedalam 4 aqua gelas lainnya
·
Memberi
tanda pada masing-masing aqua, misal: A, B, C, D
·
Memberi
air pada aqua A dan B, lalu masukan kacang tanah yang telah di rendam
masing-masing 3 biji
·
Memasukan juga 6 kacang tanah ke dalam aqua C
dan D (tetap kering) masing-masing 3 biji.
·
Menyimpan
aqua A dan C di tempat terang, serta B dan D di tempat gelap
·
Mengukur
dan mengamati pertumbuhan dan perkembangannya selama ± 7 hari
·
Menulis
hasil pengamatan dalam tabel
Catatan: di tempat
terang tidak boleh terkena sinar matahari langsung
Untuk
yang basah harus terus dalam keadaan basah
iv.
Hasil Pengamatan
1.
Kacang
A
|
|
Hari ke-1
|
Hari ke-2
|
Hari ke-3
|
Hari ke-4
|
Hari ke-5
|
Hari ke-6
|
Hari ke-7
|
|
Aqua A
|
Tumbuh akar
|
0,5 cm
|
1,5 cm
|
9 cm
|
17 cm
|
23 cm
|
27 cm
|
|
Aqua B
|
1 cm
|
3 cm
|
5 cm
|
7 cm
|
8 cm
|
14 cm
|
28 cm
|
|
Aqua C
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
|
Aqua D
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|

2.
Kacang
B
|
|
Hari
ke-1
|
Hari
ke-2
|
Hari
ke-3
|
Hari
ke-4
|
Hari
ke-5
|
Hari
ke-6
|
Hari
ke-7
|
|
Aqua A
|
Belum
tubuh
|
Belum
tumbuh
|
Tumbuh
akar
|
0,5 cm
|
2 cm
|
3 cm
|
5 cm
|
|
Aqua B
|
1 cm
|
3 cm
|
4 cm
|
5 cm
|
8 cm
|
11 cm
|
22 cm
|
|
Aqua C
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
|
Aqua D
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|
Tidak
tumbuh
|

3.
Kacang
C
|
Aqua
|
Hari ke-1
|
Hari ke-2
|
Hari ke-3
|
Hari ke-4
|
Hari ke-5
|
Hari ke-6
|
Hari ke-7
|
|
A
|
Belu tumbuh
|
Tumbuh akar
|
Tumbuh akar
|
0,5 cm
|
1 cm
|
1,5 cm
|
2 cm
|
|
B
|
1 cm
|
3 cm
|
3 cm
|
4 cm
|
8 cm
|
11 cm
|
16 cm
|
|
C
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
|
D
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|
Tidak tumbuh
|

Pembahasan:
·
Pada tabel hasil
pengamatan diatas dapat dilihat bahwa pertumbuhan kecambah pada tempat gelap
lebih cepat daripada tempat terang, hal ini disebabkan adanya hormon auksin
yang bekerja optimal pada tempat gelap. Hormon auksin membantu dalam proses
perpanjangan sel, dan pembelahan sel.
·
Walaupun ditempat gelap pertumbuhan tanaman akan
mengalami etiolasi (pertumbuhan tidak sehat), karena tanaman tidak dapat
melakukan fotosintesis sehingga lama kelamaan akan mengalami kematian.
·
Selain hormon
auksin, suhu juga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tumbuhan cenderung bereaksi terhadap
perubahan temperature , sehingga akan memepengaruhi fotosintesis, respirasi,
transpirasi dll . Perubahan yang terlalu ekstrim akan menyebabkan pertumbuhan
terhambat atau bahkan terhenti sama sekali .
·
Tabel di atas
juga membuktikan bahwa setiap kacang yang ditanam akan saling berkompetisi
untuk mendapatkan nutrisi sehingga jika jarak tiap kacang terlalu dekat akan
mengakibatkan kacang yang lain terhambat pertumbuhannya dan hanya satu kacang
saja yang bisa tumbuh.
v. Kesimpulan
·
Hormon auksin berpengaruh terhadap pertumbuhan
dan perkembangan tanaman
·
Pertumbuhan tanaman pada tempat gelap lebih cepat
dibandingkan padatempat terang, sebab hormon auksin bekerja optimal pada tempat
gelap
·
Tanaman pada tempat terang, batangnya cenderung
membengkok sebab menghindari sinar matahari, karena dapat menghambat
pertumbuhan kacang tanah.
·
Jarak setiap kacang berpengaruh terhadap
pertumbuhan dan perkembangan kacang
·
Tanaman tempat terang, daunnya cenderung akan
mengikuti cahaya matahari karena akan melakukan proses fotosintesis